Kalimat singkat tentang makna “Lita’arofuu”
Oleh: Syarif Busthomy, Lc.
Allah Swt. Berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ [٤٩:١٣]
Artinya : “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
(Qs.al-hujuraat:13)
Didalam kitab tafsir al-Jalalain dikatakan bahwa:
(لتعارفوا) حذف منه إحدى التاءين ليعرف بعضكم بعضا لا لتفاخروا بعلو النسب وإنما الفخر بالتقوى
Maksudnya supaya sebagian dari kalian saling mengenal dengan sebagian yang lain, bukan untuk saling membanggakan dengan ketinggian nasab/keturunan, karena sesungguhnya kebanggaan itu hanya dinilai dengan ketakwaan.
Sesungguhnya Tuhanmu hanyalah satu. Ingatlah! Tidak ada kelebihan bagi orang Arab atas orang lain Arab; tidak pula ada kelebihan bagi orang selain Arab atas orang Arab; tidak juga ada kelebihan orang yang berkulit merah atas orang kulit hitam; dan tidak pula orang kulit hitam atas orang kulit merah, melainkan lantaran takwa. Sebab sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu ialah yang paling bertakwa kepada Allah."
(HR .Baihaqi)
Maksud penulis memaparkan sedikit keterangan tentang ayat 13 dari surat al-Hujurat di postingan pertama di blog ini adalah mempunyai maksud bahwa sebagai umat manusia kita semua diperintahkan untuk saling mengenal, bukan memutus tali silaturahim, mengabaikan bahkan sampai saling bermusuhan.
Selaras dengan fenomena saat ini umat islam seolah terbelah-belah, terkotak-kotak oleh isu politik, paham-paham baru yang muncul, dan masih banyak yang lainnya. Dengan ayat ini yuk mari sama-sama kita kembali ke ajaran yang benar, dan selalu saling mengingatkan dan menolong dalam kebaikan, agar terciptalah agama islam ini agama yang kuat, agama yang kokoh, pantang roboh tertiup angin kencang, tidak lapuk di gerogoti hama yang merusak keimanan kita, dan agama islam akan tetap ada menjadi pedoman hidup manusia. Ini alasan yang pertama.
Yang kedua adalah dalam rangka memperkenalkan diri atas blog baru ini, semoga dalam blog ini ada manfaat yang bisa di ambil dan bermanfaat bagi umat. Dan mudah-mudahan menjadi ladang amal ibadah untuk bekal dihari kemudian. Amiin.
0 Response to "Kalimat singkat tentang makna “Lita’arofuu”"
Post a Comment