Hikmah - Isra dan Mi'raj

Oleh : H. Ilyas Bustamiluddin

Hari ini beberapa abad yang lalu ada berita menggemparkan dunia saat dan hingga kini masih terus di perbincangkan terutama di kalangan ilmuwan (saintis). Namun, bagi orang beriman enggan membahasnya Karena mereka sudah percaya penuh dengan apa yang termakrub dalam Al-Qur'an.

Perjalanan Nabi SAW secara horizontal dan vertikal. Perjalanan horizontal, nabi berangkat dari Mekah transit di Madinah terus ke Palestina. Sedangkan secara vertikal yaitu nabi dari Palestina dan landing di Sidratul Muntaha. Hal yang mencengangkan perjalanan tersebut hanya di tempuh dengan hitungan jam.

Peristiwa isra terekam dalam QS. Al Isra ayat 1 sedang peristiwa Mi'raj di catat dalam QS. An-Najm ayat 13-18.

Bagi saintis, peristiwa ini menyisakan sebuah kajian ilmu kosmologi yang baru lahir abad ini. Di mana orang saat ini bisa berkomunikasi dg temannya d benua lain.

Dalam kajian tafsir selama ini hanya membahas 2 ayat Allah (Tanda2 Kebesaran Allah) yg tekstual seperti Al Qur'an dan ayat yg terpampang d jagat raya yang ayat Kauniyyah. Pada QS. An-Najm ayat 18 ada tanda Allah lagi yaitu: Ayat Al-Kubra yakni ayat yang besar sebagaimana firman-Nya: لقد رأى من آيات ربه الكبرى. Ayat inilah yang tidak (belum) terjangkau oleh para saintis. Sebuah ayat yg hanya nabi SAW yang diperlihatkan.

Kita bisa mi'raj seperti nabi melalui shalat. Sebab kata beliau: الصلاة معراج المؤمن bahwa shalat adalah mi'raj ya orang beriman. Shalat itu menunjukkan bhw selain Allah adalah kecil. Allah yg maha besar. Ada 109 kali takbir di dalam gerakan shalat agar umat Islam sadar Dialah yang maha Akbar.

Shalat yang sesuai dengan tuntunan fiqih dan dengan niat sesuai tauhid membuat kita sadar bahwa kita adalah satu kesatuan dengan alam raya yang bersumber dari yang Maha Satu yaitu Allah.

Kesadaran akan bahwa kita adalah satu kesatuan dengan ciptaannya membuat kita menjaga lingkungan dari pencemaran.

Air yang di gunakan untuk wudhu, tanah tempat obyek yang disium adalah juga udara untuk membahanakan suara adzan harus kita jaga dari pencemaran.

Ini tanggung jawab kita umat Islam. Inilah tampilan umat Islam ke depan. Islam yg suci, damai dan indah.

Selamat Isra dan mi'raj. 03/04/19.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hikmah - Isra dan Mi'raj"

Post a Comment