Kajian Hadits - Berbahagia di Hari Raya
Oleh : Syarif Busthomy, Lc.
Berbahagia di Hari Raya
Artinya:
Dari Aisyah (w. 58 H) ia berkata; "Abu Bakar masuk ke dalam rumahku, sementara di tempatku terdapat dua orang budak wanita Anshar sedang bernyanyi sebagaimana yang dibawakan oleh orang-orang Anshar pada hari Bu'ats. Namun keduanya bukanlah penyanyi yang terkenal." Abu Bakar pun bertanya, "Apakah di tempat Rasulullah saw. terdapat nyanyian setan?" Hari itu merupakan hari raya. Rasulullah saw. lantas bersabda: "Wahai Abu Bakar, sesungguhnya setiap kaum itu memiliki hari raya, dan hari ini merupakan hari raya untuk kita."
HR. Muslim (w. 261 H)
Istifadah:
Hari raya adalah hari yang penuh kebahagiaan dan kegembiraan. Oleh karenanya, Rasulullah saw. memberikan keringanan kepada umatnya untuk mengekspresikan kebahagiaan itu. Diantaranya adalah dengan mendendangkan nyanyian sebagaimana dalam hadis di atas.
Akan tetapi, perlu digarisbawahi bahwa mengekspresikan kebahagiaan ini harus dalam koridor yang diperbolehkan dalam agama. Yaitu dengan nyanyian yang tidak membuat lalai dan tidak mengandung maksiat. Karena sangat jelas hal-hal seperti ini dilarang dalam Islam.
Jangan lupa bershalawat hari ini!
Berbahagia di Hari Raya
بسم الله الرحمن الرحيم
كتاب صلاة العيدين
باب الرخصة في اللعب الذي لا معصية فيه في أيام العيد
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ دَخَلَ عَلَيَّ أَبُو بَكْرٍ وَعِنْدِي جَارِيَتَانِ مِنْ جَوَارِي الْأَنْصَارِ تُغَنِّيَانِ بِمَا تَقَاوَلَتْ بِهِ الْأَنْصَارُ يَوْمَ بُعَاثَ قَالَتْ وَلَيْسَتَا بِمُغَنِّيَتَيْنِ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ أَبِمَزْمُورِ الشَّيْطَانِ فِي بَيْتِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَذَلِكَ فِي يَوْمِ عِيدٍ *فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَبَا بَكْرٍ إِنَّ لِكُلِّ قَوْمٍ عِيدًا وَهَذَا عِيدُنَا
(رواه المسلم)
Artinya:
Dari Aisyah (w. 58 H) ia berkata; "Abu Bakar masuk ke dalam rumahku, sementara di tempatku terdapat dua orang budak wanita Anshar sedang bernyanyi sebagaimana yang dibawakan oleh orang-orang Anshar pada hari Bu'ats. Namun keduanya bukanlah penyanyi yang terkenal." Abu Bakar pun bertanya, "Apakah di tempat Rasulullah saw. terdapat nyanyian setan?" Hari itu merupakan hari raya. Rasulullah saw. lantas bersabda: "Wahai Abu Bakar, sesungguhnya setiap kaum itu memiliki hari raya, dan hari ini merupakan hari raya untuk kita."
HR. Muslim (w. 261 H)
Istifadah:
Hari raya adalah hari yang penuh kebahagiaan dan kegembiraan. Oleh karenanya, Rasulullah saw. memberikan keringanan kepada umatnya untuk mengekspresikan kebahagiaan itu. Diantaranya adalah dengan mendendangkan nyanyian sebagaimana dalam hadis di atas.
Akan tetapi, perlu digarisbawahi bahwa mengekspresikan kebahagiaan ini harus dalam koridor yang diperbolehkan dalam agama. Yaitu dengan nyanyian yang tidak membuat lalai dan tidak mengandung maksiat. Karena sangat jelas hal-hal seperti ini dilarang dalam Islam.
Jangan lupa bershalawat hari ini!
0 Response to "Kajian Hadits - Berbahagia di Hari Raya"
Post a Comment