Studi Sejarah - Masjid Amr bin Ash Masjid Pertama di Mesir


Oleh : Syarif Busthomy, Lc.


Masjid ini terletak di daerah Fustat (Misr al-Qadima, ibukota Mesir pertama), merupakan masjid pertama di Mesir, bahkan pertama di Afrika, sekaligus merupakan perguruan pertama yang aktif dalam menyampaikan dakwah Islam sampai abad ke IX M. 

Ketika ‘Amru bin Ash berhasil melaksanakan misinya masuk daerah Mesir pada tahun 20 H. (641 M.), pada masa kepemimpinan Khlifah Umar bin Khattab ra. seketika itu juga beliau mendirikan kota sebagai simbol bahwa kawasan Mesir secara politik berada di bawah bendera Islam, kota itu dinamai Fusthat. Kota tersebut dibangun di atas tanah lapang yang membentang antara Nil dan bukit Muqattham, saat itu di atasnya tidak berdiri satu bangunan kecuali benteng Babilon yang sedang mereka kepung.Maka dengan demikian Fusthat adalah kota Islam pertama di Mesir. Di awal-awal pembangunannya, Fusthat hanya dihuni oleh orang arab saja.

Seiring dengan pendirian simbol politik Islam, ‘Amru bin Ash melanjutkan misinya dengan mendirikan simbol agama Islam yaitu sebuah masjid jami’ yang dinamai dengan namanya, Jami’ ‘Amru bin Ash.


Ada kisah menarik tentang pembangunan masjid ini, ketika di pertengahan pembangunan, ada seorang yahudi yang memiliki rumah dan tanah di wilayah pembangunan masjid ini, seorang yahudi itu tidak mau jika rumahnya di gusur untuk melangsungkan pembangunan, Amr bin Ash memerintahkan pasukannya untuk merobohkan rumah yahudi tersebut setelah memintanya kepada yahudi itu dengan cara yang baik, namun tetap yahudi tersebut tidak ikhlas dan rela atas perlakuan Amr bin Ash bersama pasukannya.

Dia pun pergi ke Madinah menghadap sang khalifah untuk mengadu apa yang dilakukan Amr bin Ash kepadanya, sesampainya di Madinah dia terheran melihat sosok Umar bin Khattab yang berpakaian ala kadarnya, padahal dia seorang pemimpin suatu umat, kemudian dia pun mengadu kepada Umar, dengan wajah merah padam, Umar mengambil sebatang tulang kering, kemudian membuat garis lurus berdiri dan satu garis menyerong dengan pedangnya dan memerintahkan kepada yahudi tadi untuk memberikannya kepada Amr bin Ash, dengan wajah heran yahudi itu pun kembali ke Mesir.

Setelah bertemu dengan Amr bin Ash dia pun memberikan pesan dari Umar untuknya, setelah melihat pesan tersebut, dengan gelagat ketakutan, Amr bin Ash memerintahkan pasukannya untuk merobohkan kembali bangunan masjid yang sudah setengah jadi, dan mendirikan kembali rumah si yahudi.

Semakin terheran-heran yahudi tersebut dibuat Amr bin Ash dan pasukannya, kemudian bertanya, "Apa maksud pesan dari khalifah itu?" kemudian Amr menjelaskan, ternyata isi pesan yang berupa tulang itu mempunyai maksud, Tulang tersebut di ibaratkan sebagai orang mati, yang artinya semua orang pasti akan menjadi tulang, baik dia pemimpin atau rakyat, dan garis lurus berdiri adalah perintah untuk berbuat adil dan mejadi pemimpin yang amanah, dan garis serong itu adalah pesan dari Umar untuk Amr, apabila Amr tidak amanah dan adil dalam memimpin, maka pedang Umar sendirilah yang akan menebas leher Amr.

Mengetahui maksud pesan tersebut, orang yahudi tadi sadar bahwa sistem kepemimpinan dalam islam adalah ajaran yang benar, dan ia pun akhirnya mengrelakan rumah dan tanahnya untuk pembangunan masjid, dan kemudian bersyahadat masuk islam. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Studi Sejarah - Masjid Amr bin Ash Masjid Pertama di Mesir"

Post a Comment